Translate

Rupiah Mata Uang Terkuat di Asia

Wednesday, July 13, 2011 | Permalink


Rupiah Indonesia telah menjadi salah satu pemain terbaik pada tahun 2011 ini,setelah
naik 5,2% terhadap USD berkisar di 8554. Dan diharapkan USD / IDR akan terus menguat mencapai 8300 di akhir tahun 2011. Terlepas dari pertumbuhan yang lebih tinggi dan perbedaan suku bunga vis-à-vis AS, mata uang Rupiah juga ditopang oleh laporan keuangan yang surplus dan arus masuk modal yang kuat. Serta peringkat hutang Indonesia yang bagus (di Ba1/BB+) dan diharapkan akan positif di akhir tahun 2012.

Sebagian besar ekonomi Indonesia didorong domestik dan datang melalui keuangan global
yang sedang dilanda krisis. Selama jangka menengah (3-5 tahun), Indonesia dipercaya berpotensi akan tumbuh sekitar 7% jika melanjutkan reformasi struktural. pertumbuhan akan didorong oleh konsumsi kelas menengah yang meningkat dan pendapatan naik,
perbaikan infrastruktur , dan meningkatnya volume ekspor serta harga sumber daya alam
Indonesia (misalnya batubara, kelapa sawit, dll).

Gambar 1 :Growth largely supported by Personal consumption Expenditure and Gross Fixed Capital Formation


Sumber: CEIC


Kebijakan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga saat ini di 6,75% . dengan suku bunga Fed saat ini antara 0 dan 0,25%, dan diharapkan tidak naik lebih tinggi sebelum Q1 2012. Diferensial suku bunga akan terus mendukung rupiah untuk beberapa waktu ke depan. Meskipun inflasi tampaknya tetap tinggi di 5,54% pada bulan Juni. Tetapi ada kecenderungan penurunan inflasi, karena Bank Indonesia telah mengantisipasi sejak awal sekitar bulan Februari tahun ini.

Dalam pernyataan kebijakan pasca-pertemuan di bulan Juli, bank sentral mengatakan bahwa inflasi diperkirakan berada di bawah kendali, dan itu bisa lebih rendah dari perkiraan sebelumnya asalkan pemerintah tidak merubah kebijakan mengenai harga energi. Lebih lanjut menambahkan bahwa hal itu akan terus menerapkan campuran moneter serta langkah-langkah macroprudential dan yakin bahwa inflasi akan tetap dalam target 4% sampai 6% pada tahun 2011 dan antara 3,5% dan 5,5% pada tahun 2012. Bank Indonesia berperan dalam mengatur apresiasi dari Rupiah dalam mengurangi beberapa inflasi yang diimpor, dan diharapkan bank sentral untuk tetap toleran terhadap apresiasi mata uang lebih lanjut.

Gambar 2 : Data inflasi yang menurun tetapi tetap tinggi


Sumber :CEIC

Melihat sektor eksternal, arus surplus yang berlangsung terus mendukung penguatan Rupiah. Meskipun impor tinggi karena permintaan domestik yang kuat, ekspor Indonesia akan terus mendapatkan keuntungan dari tinggi harga komoditas serta permintaan regional yang kuat.
Grafik di bawah ini menunjukkan peningkatan yang stabil dalam aliran investasi asing langsung, tanda sehat jangka panjang optimisme investor. Arus portofolio juga berada di tingkat yang sehat, dan diharapkan aliran modal tambahan akan mendukung rupiah menjadi lebih kuat.

Gambar 3 : Capital inflows to continue to support IDR


Sumber: CEIC

Sebagai hasil dari arus masuk yang signifikan, aset cadangan resmi di Indonesia sekarang telah mencapai Rp 119.700.000.000 pada akhir Juni.

Gambar 4: Cadangan Devisa yang Meningkat


Sumber: CEIC * = juni 2011


Faktor lain yang akan terus mendukung kepercayaan investor di Indonesia termasuk fakta bahwa keuangan pemerintah telah menguat tajam selama dekade terakhir. Hutang negara telah menurun dari 95 persen pada tahun 2000 menjadi 27 persen pada 2010. Selanjutnya, sektor keuangan juga dalam kondisi baik. Pada tahun 2010, menurut IMF, bank tetap baik dikapitalisasi dengan rasio kecukupan modal diperkirakan mencapai 19,3 persen dan NPL sebesar 3,2 persen. Kredit dalam negeri terhadap PDB di Indonesia juga merupakan salah satu terendah di Asia sekitar 30 persen.

Dengan kondisi yang sangat positif pada Indonesia selama jangka menengah yang diberikan faktor-faktor yang tercantum di atas. Maka Rupiah saat ini merupakan mata uang terkuat di Asia dan bukan mustahil USD / IDR menuju ke arah 8300 bahkan bisa lebih rendah selama penanganan krisis hutang di Eropa buruk dan lamban.

0 comments:

Post a Comment

Indeks Dollar

ratrimoneychanger
Masukan Email Anda disini: